Logo RSPM

CerdasParu

RS Paru Manguharjo

Logo CerdasParu
Asma

Jangan Abaikan Serangan Asma!

dr. Ghina Arrum Mayasari
12 Apr 2026
Jangan Abaikan Serangan Asma!

Jangan Sepelekan Serangan Asma!

Asma sering dianggap sebagai penyakit “biasa” yang hanya kambuh sesekali. Padahal, serangan asma bisa menjadi berbahaya bahkan mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Asma adalah penyakit pada saluran napas yang menyebabkan penyempitan dan peradangan, sehingga penderitanya sulit bernapas. Penyakit ini biasanya bersifat jangka panjang (kronis) dan bisa kambuh sewaktu-waktu.

Apa Saja Gejala Asma?

Gejala asma bisa berbeda-beda, tetapi yang paling dikeluhkan adalah:

·       Sesak napas

·       Napas berbunyi “ngik-ngik” (mengi)

·       Batuk, terutama malam atau dini hari

·       Dada terasa berat atau tertekan

Gejala ini sering muncul saat:

·       Terpapar debu atau asap

·       Cuaca dingin

·       Setelah aktivitas berat

·       Saat flu atau infeksi saluran napas

Jika gejala semakin berat seperti sulit bicara, napas sangat cepat, atau tampak lemas, itu bisa menjadi tanda serangan asma berat (gawat darurat).

Bagaimana Dokter Menentukan Asma?

Dokter akan menegakkan diagnosis melalui:

·       Wawancara medis (keluhan dan riwayat penyakit)

·       Pemeriksaan fisik (mendengarkan bunyi napas)

·       Tes fungsi paru (seperti spirometri) untuk melihat seberapa baik aliran udara di paru-paru

Pemeriksaan ini penting untuk memastikan bahwa keluhan benar disebabkan oleh asma.

Bagaimana Cara Mengobati Asma?

Menurut panduan terbaru, pengobatan asma tidak hanya saat kambuh, tetapi juga untuk mencegah serangan.

1. Obat Inhaler (Obat Hirup)

Ini adalah pengobatan utama asma, terdiri dari:

·       Obat pereda cepat → digunakan saat sesak

·       Obat pengontrol (mengandung steroid) → digunakan rutin untuk mencegah kambuh

⚠️ Penting :

Saat ini tidak dianjurkan hanya menggunakan obat pereda saja tanpa obat pengontrol, karena dapat meningkatkan risiko serangan berat.

2. Saat Terjadi Serangan Asma

Jika terjadi serangan:

·       Gunakan inhaler pereda segera

·       Usahakan tetap tenang dan duduk tegak

·       Segera ke fasilitas kesehatan jika tidak membaik

Dokter dapat memberikan:

·       Oksigen

·       Obat semprot/nebulizer

·       Obat tambahan sesuai kondisi

Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kambuh?

·       Gunakan obat secara rutin sesuai anjuran dokter

·       Pelajari cara menggunakan inhaler yang benar

·       Hindari pencetus (asap rokok, debu, polusi, bulu hewan)

·       Rutin kontrol ke dokter

·       Kenali tanda awal serangan

Kenapa Serangan Asma Tidak Boleh Disepelekan?

Serangan asma bisa memburuk dengan cepat. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan:

·       Kekurangan oksigen

·       Gagal napas

·       Bahkan kematian

Kesimpulan

Asma bukan sekadar sesak napas biasa. Serangan asma bisa berbahaya, tetapi dapat dicegah dan dikendalikan dengan pengobatan yang tepat dan gaya hidup yang sehat.

Jangan tunggu parah! Segera periksakan diri jika Anda atau keluarga mengalami gejala asma.


 

SUMBER 

1.    Global Initiative for Asthma. Global Strategy for Asthma Management and Prevention (GINA) 2024/2025 Update.

2.    Global Initiative for Asthma. Global Strategy for Asthma Management and Prevention. Available from: https://ginasthma.org

3.    Reddel HK, et al. GINA Main Report – Evidence-based approach to asthma diagnosis and management.

4.    National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI). Asthma Care Guidelines.


Verifikator: dr. Yuyus Dwi P., Sp.P

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan inspirasi!